5 Manfaat Makan Singkong, Bisa Tingkatkan Sistem Imun

Sumber karbohidrat tak melulu soal beras. Ada pula singkong yang bisa dijadikan alternatif. Berbagai manfaat bisa Anda dapat dari konsumsi singkong.

Bahan pangan satu ini kerap dicap sebagai makanan ‘ndeso’ karena umum digunakan masyarakat pedesaan sebagai makanan pokok dan kudapan. Singkong atau Manihot esculenta mirip dengan ubi jalar, tapi hadir dengan batang yang keras.

Dalam 100 gram singkong (mentah) terdapat 32 gram karbohidrat dan 141 kalori. Mengutip dari Food Nutrition Table, selain karbohidrat, singkong juga mengandung protein (1 gram), lemak (0,2 gram), serat (2,9 gram), aneka vitamin termasuk vitamin C, B1, B2, B6, B11, serta mineral seperti sodium, potasium, kalsium, zat besi, magnesium, tembaga dan zinc.

Dari potensi nutrisi ini, ada beberapa manfaat kesehatan hanya dengan mengonsumsi singkong.

1. Menguatkan sistem imun

Di masa pandemi seperti sekarang, sistem imun begitu vital dan perlu dijaga. Konsumsi singkong bisa membantu menjaga sekaligus menguatkan sistem imun berkat kandungan vitamin C-nya. Dalam 100 gram singkong, terdapat 32 miligram vitamin C.

“Hubungan antara vitamin C dan peningkatan kesehatan imun sudah ditetapkan. Singkong juga mengandung jumlah asam askorbat yang signifikan,” jelas ahli gizi, Ilyse Schapiro, mengutip dari Well and Good.

2. Sumber serat dan karbohidrat kompleks

Singkong menyediakan kebutuhan serat dan karbohidrat harian Anda. Dalam 100 gram singkong mampu memberikan 32 gram karbohidrat dan 2,9 gram serat. Karbohidrat dan serat berguna untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan, mengurangi peradangan, dan mengendalikan kadar gula darah.

“Pangan dengan pati kerap mendapat reputasi buruk. Tapi karbohidrat lebih banyak dipilih dan menjadi sumber energi yang lebih efisien untuk sistem saraf pusat dan otot,” ujar ahli gizi, Kelly Jones.

3. Melindungi tubuh dari radikal bebas

Perpaduan vitamin C dan A yang merupakan antioksidan mampu melindungi tubuh dari efek radikal bebas, mencegah penyakit jantung, dan mencegah kemunculan tanda penuaan termasuk kerutan di kulit. Jones menambahkan, singkong juga memberikan manfaat antiinflamasi karena komponen fenolik.

“Singkong termasuk ke dalam banyak pangan sumber komponen fenolik di diet Anda yang membantu menyediakan beragam antioksidan yang bisa bekerja bersama untuk mendukung proses kesehatan yang berhubungan dengan peradangan, baik jangka pendek maupun jangka panjang,” jelasnya.

4. Menyehatkan mata

Vitamin A memainkan peranan untuk kesehatan mata. Schapiro mengatakan, ada beberapa jenis singkong yang diberi tambahan nutrisi (fortifikasi) provitamin A karotenoid sehingga membantu penyerapan vitamin A.

“Banyak peneliti menyebut konsumsi singkong bisa meningkatkan asupan vitamin A dan menurunkan risiko yang berhubungan dengan kesehatan mata,” kata dia.

5. Penuhi kebutuhan energi

Olahan singkong bakal memberikan energi untuk beraktivitas seharian. Dalam 100 gram singkong, Anda bisa mendapatkan 141 kalori.

Kalori singkong terbilang lebih tinggi daripada bahan pangan pokok lain. Dalam 100 gram nasi putih hanya mampu memenuhi 130 kalori. Kemudian jagung hanya memberikan 86 kalori. Bahkan ubi jalar pun cuma memberikan sebanyak 85,8 kalori.

sumber: www.cnnindonesia.com